
“ada seorang anak perempuan yang sangat mencintai ibundanya,bahkan ia selalu taat kepadanya.tidak pernah sekalipun dia menolak perintahnya.walau yang di perintahkan itu sangat berat,dan saya sangat sangat simpatik dengannya karna sikapnya yang sangat mulia itu yang jarang dimiliki oleh anak-anak lain…. seperti pendapat saya bahwa ketaatan kepada seorang ibu merupakan bagian dari ketaatan kepada allah……… dan dimana suatu hari karena kenakalan yang ia perbuat membuat bundanya memarahi dan memukulinya dengan bercucuran air mata…
tak lama setelah itu aku melihatnya duduk sendiri dan menangis tersedu-sedu,aku mencoba mendekatinya dan menanyakan kenapa dia menangis? apa karna pukulan ibunya yang masih terasa sakit… ternyata bukan demikian tetapi dia mengatakan bahwa ,”Demi Allah,bukan pukulan atau cambukan yang menyakitkanku,namun cucuran air mata ibundaku yang membuat hatiku terluka dan merasa bersalah sekali,”Ooh mama maafkan anakmu ini yang telah berbuat suatu kesalahan sehingga membuat dirimu bercucuran air mata……”dasar itulah rasa penyesalan baginya yang sangat besar sehingga dia sendiri tidak mau memaafkan dirinya sendiri.
suatu hari ibundanya sakit karena terserang penyakit yang sangat mematikan yaitu KANKER ,di kala itulah kesedihan dan penyesalan selalu menemani anak perempuan itu karena dengan melihat penderitaan sang bunda,rasa sakit yang diderita bundanya dapat dia rasakan.
maka takkala bundanya telah pergi dengan tenang disisi yang kuasa ia merasa ia kehilangan harta yang sangat berharga.
“dalam kata hati anak perempuan itu”
mama aku ridu belayanmu,akurindu kasih sayangmu,adai sekarang engkau datang merangkulku sungguh aku tidak mau melepaskan rangkulnmu,tapi itu semua mustahil bagiku karna aku tau mama uda tenang disana dan tak akan kembali lagi.
aku ingin ketemu mama walau hanya dalam mimpi, sungguh aku merindukanmu mama…
“di setiap turunnya hujan aku selalu meratapi kesedihanku,aku teringat akan bundaku
kini kami selalu merasakan kesepian di rumah maupun di setiap tempat yang menjadi kenangan saat mama masih berada di tengah-tengah kita , ayah yang selalu menutupi kesedihannya dan aku dan adikku juga sedih dan rindu akan kasisayangmu bunda.
sungguh tidak ada perempuan yang dapat menggantikan posisi mama,kalaupun ada pasti kan berbeda mulai kasih sayang dan perhatian kepada kita berdua,karna kasih sayang dan perhatian sepenuhnya pasti haya di utamakan pada papa saja.
tapi walaupun begitu saya bersukur masih memiliki papa yang sayang selalu sama kita berdua dan memjadi pelindung serta tempat bergantung dalam hidup kami,dan kami tetap merasakan bahwa mama tetap selalu ada bersama di hati kami sekeluarga setiap saat ………….